Laporan Praktikum Kimia Organik II (Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat)
KIMIA ORGANIK II
DISUSUN OLEH :
NABILAH ZAHRAH (A1C118026)
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020VII. DATA PENGAMATAN
|
NO. |
PERLAKUAN |
HASIL PENGAMATAN |
|
1. |
Dimasukkan 5 gram fenol ke labu alas bulat lalu ditambahkan 10 ml asam sulfat pekat lalu diaduk |
Fenol tersebut larut dan larutan bewarna coklat |
|
2. |
Dipanaskan labu alas buat selama 30 menit di atas water bath dengan suhu 100oC |
Campuran larutan tersebut tetap berwarna coklat |
|
3. |
Lalu didinginkan labu ke ice bath dan ditambahkan 7 ml HNO3 pekat pada suhu 0oC |
Adanya gas berwana merah kecoklatan yang keluar dari dalam labu alas bulat dan larutan tersebut berwarna coklat |
|
4. |
Diaduk, lalu dipanaskan selama 1,5 jam dalam water bath dengan suhu 95-100oC sambil dilakukan pengadukan |
Larutan menjadi bewarna orange yang perlahan-lahan berubah menjad warna merah kecoklatan dan adanya kristal kuning yng menempel pada pinggir labu |
|
5. |
Ditambahkan 60 ml air dingin, lalu diaduk kembali secara perlahan |
Dihasilkannya kristal asam pikrat bewarna kuning pada larutan yang bewarna kuning |
|
6. |
Setelah itu,disaring larutan tersebut menggunakan kertas caring dan corong buchner. Kemudian direkristalisasi kristal yang diperoleh dengan penambahan air |
Kristal bewarna kuning pada kertas saring dan juga
dihasilkan larutan asam pikrat bewarna kuning |
VIII. PEMBAHASAN
Pada pratikum kimia organik II dengan judul pembuatan asam pikrat kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya dimana kami hanya melakukan pratikum online dengan melihat sintesis asam pikrat di youtube saja. Pada percobaan ini adalah percobaan mengenai pembuatan asam nitrat yang bertujuan untuk mengetahui cara dan memahami salah satu reaksi substitusi elektrofilik kemudian tujuan yang kedua adalah untuk mengetahui dan memahami sifat kearomatikan senyawa aromatik yang ter subtitusi.
Pada percobaan ini kita menggunakan fenol yang mana fenol adalah reaktan utama yang mempunyai cincin aromatik dan gugus OH. Gugus OH merupakan gugus pendorong elektron yang akan mengaktifkan inti benzena. Sekaligus mengarahkan letak Orto atau para. Asam sulfat disini berfungsi sebagai reagen utama yang mempunyai dua fungsi yang pertama sebagai yang akan melindungi posisi para pada fenol sekaligus mengurangi kereaktifan fenol dalam melindungi posisi para pada fenol, sekaligus mengurangi kereaktifan fenol membentuk hidroksi benzena sulfonat. kedua Sebagai katalis yang akan mengubah asam nitrat menjadi ion nitrinium yang nantinya sulfonat atau asam sulfat akan kembali terbentuk setelah atom hidrogen yang berikatan dengan cincin benzena nya terlepas. Fenol berfungsi sebagai bahan baku dalam pembuatan asam pikrat sebagai penyedia gugus Oh dalam pembuatan asam pikrat. sedangkan H2SO4 atau asam sulfat pekat sebagai katalis pengaktif gugus benzen dan fenol serta HNO3 yang digunakan sebagai penyedia gugus NO3 yang menghasilkan gugus sulfonat.
Pada video yang diamati dimasukkan 5 gram fenol ke labu alas bulat lalu ditambahkan 10 ml asam sulfat pekat lalu diaduk sehingga fenol tersebut larut dan mendapatkan warna coklat lalu dipanaskan selama 30 menit dengan suhu 100℃ campuran tersebut tetapbewarna coklat. Laruran menjadi warna coklat dikarenakan seperti yang kita tahu bahwa tanda suatu zat bereaksi yakni salah satunya adalah terjadinya perubahan warna yang mana senyawa kimia disini memiliki kecenderungan untuk dapat menyerap dan memancarkan warna. Lalu kemampuan menyerap serta memancarkan warna disini sangat spesifik pada berbagai zat. Jadi itulah yg jadi penyebab fenol direaksikan dengan asam sulfat pekat, berubah warna menjadi coklat. Berikut adalah reaksi antara fenol dan asam sulfat :
Lalu didinginkan sampai suhu 0℃ dan ditambahkan 7 ml HNO3 pekat sehingga adanya gas berwana merah kecoklatan yang keluar dari dalam labu alas bulat dan larutan tersebut berwarna coklat. Reaksi yang terjadi antara asam fenol sulfonat dengan asam nitrat ini disebut dengan reaksi nitrasi, suatu reaksi substitusi elektrolik, dimana terjadi antara atom H pada benzena oleh gugus Nitro. penambahan HNO3 bertujuan untuk katalis dalam reaksi serta untuk menghasilkan NO2+ yang dipakai selama titrasi berlangsung. kemudian setelah didiamkan beberapa menit labu dasar datar kembali dimasukkan ke dalam water bath untuk dipanaskan selama 1,5 jam. Berikut adalah reaksi nitrasinya:
Penambahan HNO3 pekat selama percobaan akan berubah warna menjadi warna orange yang perlahan-lahan berubah menjad warna merah kecoklatan dan adanya kristal kuning yng menempel pada pinggir labu. Lalu, Ditambahkan 60 ml air dingin, lalu diaduk kembali secara perlahan menghasilkan kristal asam pikrat bewarna kuning pada larutan yang bewarna kuning. Dan Setelah itu, disaring larutan tersebut menggunakan kertas caring dan corong buchner. Kemudian direkristalisasi kristal yang diperoleh dengan penambahan air sehingga pada pecobaan ini dihasilkan Kristal bewarna kuning pada kertas saring dan juga dihasilkan larutan asam pikrat bewarna kuning.
Gugus Nitro dapat mengganti gugus sulfonat karena gugus Nitro menggunakan elektrofilik yang lebih kuat daripada gugus sulfonat. pembentukan asam pikrat harus dilakukan sulfonasi terlebih dahulu karena pada tahap sulfonasi ini, gugus sulfonat mampu menarik atom H pada fenol saat elektron pada ikatan rangkap dan tertutup atau terputus. sehingga terjadi substitusi kuku sulfonat. SO3H menggantikan atom H pada fenol dan H akan lepas dari fenol selain kubus sulfonat merupakan gugus pergi atau mudah diusir oleh NO2 pada nitrasi atau HNO2 termasuk oksidator kuat.
IX. KESIMPULAN
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan maka dapat disimpulkan:
- Reaksi substitusi elektrofilik yang terjadi pada senyawa aromatik misalnya adalah sulfonasi Dan nitrasi. Dimana nitrasi merupakan pengganti gugus aromatik akibat penambahan HNO3 pekat yang dalam prosesnya menentukan asam lewis
- Fenol merupakan senyawa yang sangat reaktif terhadap reaksi substitusi elektrofilik. hal itu dikarenakan adanya pasangan elektron bebas yang tak berikatan pada gugus hidroksil yang membentuk kompleks Sigma dengan cincin aromatik. Pada tahap sintesis asam pikrat, fenol berfungsi sebagai bahan baku. Dan asam sulfat sebagai pelindung agar fenol tidak dapat bereaksi langsung dengan asam nitrat. Dan asam nitrat berfungsi sebagai pembawa ion nitronium
X. DAFTAR PUSTAKA
Darsman.2003.Kimia Organik Jilid 3. Jakarta:Erlangga.
Fessenden & Fessenden. 1992. Kimia organik. Jakarta : PT. Gramedia
Harvey, David. 2000. Modern Analytical Chemistry. Singapore: Mc Graw Hill International Ed.
Tim Kimia Organik.2015.Penuntun Praktikum Kimia Organik 2.Jambi:Universitas Jambi.
PERMASALAHAN :
- Mengapa waktu penambahan HNO3 pekat selama percobaan berubah warna menjadi warna orange yang perlahan-lahan berubah menjad warna merah kecoklatan?
- Saat penambahan asam nitrat lama kelamaan uap akan menghilang dan proses dilanjutkan dengan pemanasan water bath apa tujuan dilakukan pemanasan water bath tersebut ?
- Mengapa pada pembuatan asam pikrat harus dilakukan reaksi sulfonasi terlebih dahulu?


Assalamu'alaikum, Baiklah saya Wafiqah Alvia (A1C118047) akan menjawab permasalahan no. 3 yaitu untuk membentuk asam, fenol harus di sulfonasi terlebih dahulu sebelum dicampur asam nitrat agar didapat hasil yang baik. Semoga bermanfaat. Trimakasih
BalasHapusBaik lah saya Nurhalimah (024) akan menjawab permasalahan no 1 Mengapa waktu penambahan HNO3 pekat selama percobaan berubah warna menjadi warna orange yang perlahan-lahan berubah menjad warna merah kecoklatan? Hal tersebut dikarenakan Adanya gas NOx yang dihasilkan ketika penambahn HNO3 yang Keluar dari labu alas bulat. Dimana gas NOx ini di peroleh dari reaksi p- fenolsulfonat dengan asam nitrat. Dimana reaksinya dapat dilihat pada blog saya.
BalasHapusDimana pada blog saya itu gas yg dilepaskan itu adalah gas NO2
Hapussaya Denora Situmorang (056) akan mencoba menjawab pertanyaan no 2 dimana dilakukannya water bath adalah agar terbentuknya kristal dari asam pikrat tersebut.
BalasHapus