LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 10 “ ISOLASI SENYAWA ETIL P-METOKSI SINAMAT DARI KENCUR”

 

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA ORGANIK II

 



 

DISUSUN OLEH :

NABILAH ZAHRAH (A1C118026)

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020

 

 

 

VII. DATA PENGAMATAN

PERLAKUAN

TUJUAN

HASIL

1.Kita gunakan 100 gr serbuk kencur dan direndam dengan etanol 150 ml. kita aduk dan kita tutup selama 24 jam

Untuk dilakukan ekstraksi

Berwarna kuning kecoklatan dan masih ada terdapat serbuk kencur

2. Selanjutnya Kita saring dan kita ambil filtratnya di erlenmeyer, kemudian ditambahkan sisa serbuk didalam gelas kimia dengan 100 ml etanol, diaduk, dan disaring kembali lalu dijadikan satu dengan filtrat yang pertama yang ada dierlenmeyer tadi

-  Etanol sebagai pelarut

Filtrat kencur yang berwarna kuning kecoklatan

2. Selanjutnya dilakukan pemekatan dengan rotary evaporator  sampai volume fitrat sepertiga volume awal dari yang kita dapatkan pada proses maserasi.

- Untuk menghilangkan pelarut

3. Kita masukkan aquades secara perlahan melalui dinding gelas kimia setelah selesai , tutup dengan alumunium foil.

Untuk memaksimalkan jumlah kristal yang akan terbentuk nantinya

Larutan menjadi berwarna putih

4. Letakaan di freezer selama 1 setengah jam

Untuk membentuk endapan

Terbentuk endapan dibagian bawah

5. Kita saring dengan corong buchrner

Untuk mendapatkan kristal

Didapatkan kristal yang belum murni karena masih berwarna kuning kecoklatan

6. Kita lakukan rekristalisasi. Hasil kristal dicampurkan air dan etanol dalam keadaan panas lalu campurkan

Untuk mendapatkan kristal yang murni

Larutan berwarna kuning keruh

7. Setelah itu pindahkan kecawan petri dan kita uapkan selama 3 hari

- Untuk menghilangkan kadar air

Terbentuk kristal putih

8. Kita masukan kedaam desikator

Untuk dilakukan pengeringan dan menghilangkan sisa-sisa pelarut

Didapatkan kristal yang murni sebanyak 30 gram

9. Kita timbang hingga mencapat bobot konstant

Untuk mengetahui berapa kristal yang didapatkan

 

VIII. PEMBAHASAN

    Pada percobaan ini dilakukan uji senyawa P metoksisinamat dan kencur tujuan dilakukannya praktikum ini adalah untuk menguasai teknik isolasi senyawa bahan alam khususnya senyawa fenil propanoid.  teknik pemisahan yang dilakukan terhadap komponen senyawa kimia dari campuran. pada tumbuh-tumbuhan atau bahan alam isolasi bahan organik dilakukan dengan menggunakan beberapa Metode pemisahan untuk memaksimalkan hasil isolasi yang dilakukan.  yang paling sering digunakan untuk mengisolasi suatu bahan alam adalah dengan ekstraksi menggunakan pelarut tertentu. 

    Etil p-metoksi sinamat (EPMS) Adalah salah satu senyawa hasil isolasi rimpang kencur.  EPMS termasuk Dalam golongan senyawa eter yang mengandung cincin benzena dan gugus metoksi etil yang bersifat sedikit polar Sehingga dalam ekstraksi nya dapat menggunakan pelarut pelarut yang mempunyai variasi kepolaran yaitu etanol.

    Pada percobaan ini hal pertama yang kami analisis dari video tersebut yaitu digunakan 100 gr serbuk kencur dan direndam dengan etanol 150 ml, lalu diaduk dan ditutup selama 24 jam. Adapun tujuan dilakukannya perlakuan ini yaitu untuk dilakukannya proses ekstraksi. Hasil yang didapatkan yaitu mula-mula larutan berwarna kuning kecoklatan dan masih ada terdapat serbuk kencur. Tahap selanjutnya, dilakukan proses penyaringan, lalu diambil filtratnya di erlenmeyer.  Kemudian ditambahkan sisa serbuk didalam gelas kimia dengan 100 ml etanol. Dimana, etanol disini berperan sebagai pelarut. Lalu, dilakukan pengadukan dan disaring kembali lalu dijadikan satu dengan filtrat yang pertama yang ada dierlenmeyer sebelumnya. Selanjutnya dilakukan pemekatan dengan rotary evaporator  sampai volume fitrat sepertiga volume awal dari yang didapatkan pada proses maserasi. Adanya penggunaan rotary evaporator ini sudah jelas dilakukan untuk memekatkan filtrat. Adapun hasil yang didapatkan yaitu filtrat kencur yang berwarna kuning kecoklatan.

     Setelah dilakukannya proses pemekatan, dimasukkan aquades secara perlahan pada filtrate melalui dinding gelas kimia lalu ditutup dengan alumunium foil. Dimana, hal ini dilakukan untuk memaksimalkan jumlah kristal yang akan terbentuk. Hasilnya didapatkan larutan menjadi berwarna putih. Kemudian, diletakaan di freezer selama 1 setengah jam untuk dilakukannya pendinginan. Dengan adanya pendinginan ini dilakukan untuk mempercepat terbentuknya kristal yang terdapat dalam filtrat. Hasilnya, terbentuk kristal dibagian bawah.

     Tahap selanjutnya, dilakukan penyaringan menggunakan corong Buchner untuk memisahkan kristal dengan filtratnya. Hasil yang didapatkan yaitu kristal yang berwarna kuning kecoklatan. Secara teori, kristal etil p-metoksi sinamat berwarna putih, sehingga kristal yang didapatkan ini belum dalam keadaan murni. Oleh karena itu, dilakukan proses rekristalisasi dengan mencampurkan etanol:air dalam keadaan panas kedalam kristal yang didapatkan. Dihasilkanlah larutan berwarna kuning keruh.

     Setelah didapatkan larutan berwarna kuning keruh tersebut, dipindahkanlah larutan ke cawan petri lalu dilakukan proses penguapan selama 3 hari. Dimana, tujuan dilakukannya proses ini yaitu untuk menghilangkan kadar air pada kristal, sehingga didapatkan kristal berwarna putih. Untuk memaksimalkan kualitas kristal yang didapatkan, kristal tersebut dimasukan kedalam desikator untuk dilakukan pengeringan dan menghilangkan sisa-sisa pelarut yang masih terdapat dalam kristal. Dalam percobaan ini, didapatkan kristal murmi sebanyak 30 gram.

 

IX. PERTANYAAN PASKA PRAKTEK

1.      Apa fungsi dimasukkannya larutan ke dalam desikator

2.      Pada percobaan isolasi senyawa etil p-metoksi sinamat dari kencur inimenggunakan proses maserasi, apakah bisa jika pada percobaan ini menggunakan proses ektraksi lain?

3.      Apa kegunaan etanol pada percobaan ini?

X. KESIMPULAN

Dari percobaan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan :

1.    Salah satu teknik isolasi senyawa bahan alam etil p-metoksi sinamat dari kencur ini yaitu dengan proses ekstraksi menggunakan metode maserasi.

2.   Fenilpropanoid merupakan senyawa yang mempunyai kerangka dasar yang terdiri atas cincin benzene yang terika pada ujung rantai karbon propane C3. Salah satu sifat kimia fenilpropanoid ini yaitu dapat mengalami reaksi esterifikasi menghasilkan ester.

XI. DAFTAR PUSTAKA

Anneahira. 2011. Manfaat Kencur. (http://www.anneahira.com). Diakses pada 21 Januari 2011.

Asyaharstf08. 2011. Isolasi Etil p Metoksi Sinamat dari Kencur Kaempferia Galanga L dan Sintesis Asam pMetoksi   Sinamat   Sintesis   Turunannya   dan   Penetapan   Struktur.

Harborne. 1989. Metode Fitokimia. Bandung : ITB Bandung.Iptek net.

H. Rahmat R., Temu-Temuan Apotik Hidup Di Pekarangan, Penerbit   Kanisius, 2004,  Yogyakarta.

Sri H, Fera E.F, Siti I, Erika I, dan Ibrahim A., Potensi Rimpang Kencur (Kaempferia galanga L.) Sebagai Pencegah Osteoporosis Dan Penurun Kolesterol  Melalui Studi In-Vivo Dan In-Silico, Prosiding Seminar Nasional Peluang Herbal Sebagai Medicine, 2015, ISBN : 978-19556-2-8.

 

 

 

Komentar

  1. Nur khalishah (052)
    No 1 . fungsi dimasukkannya larutan ke dalam desikator Yakni untuk menghilangkan air dan kristal hasil pemurnian

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Wisliana (A1C118060)

    3. kegunaan etanol pada percobaan ini ialah sebagai pelarut yang akan berikatan dengan etil p-metoksisinamat yang termasuk dalam senyawa golongan ester.

    BalasHapus
  4. Denora Situmorang (056)
    menurut saya bisa saja, tergantung dari praktikan apakah mau nggunakan proses ekstraksi menggunakan metode maserasi ataupun metode lainnya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRATIKUM KIMIA ORGANIK II (PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK OKSALAT)

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERC. 2 PEMBUATAN SENYAWA ASAM OKSALAT

Laporan Praktikum Kimia Organik II (Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat)